Posyandu, Basis Data Kader Dalam Mengukur Perkembangan Stunting Balita
05 Februari 2026 11:51:31 WIB
SIDASAMEKTA, SID Selasa 3 Februari 2026. Isu stunting di level nasional adalah isu yang menjadi prioritas program yang perlu mendapatakan penanganan secara menyeluruh.
Stunting merupakan suatu keadaan di mana tinggi badan anak lebih rendah dari rata-rata untuk usianya karena kekurangan nutrisi yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Hal ini dapat disebabkan oleh kurangnya asupan gizi pada ibu selama kehamilan atau pada anak saat sedang dalam masa pertumbuhan.
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2016). Stunting dan kekurangan gizi lainnya yang terjadi pada 1.000 HPK tidak hanya menyebabkan hambatan pertumbuhan fisik dan meningkatkan kerentanan terhadap penyakit, tetapi juga mengancam perkembangan kognitif yang akan berpengaruh pada tingkat kecerdasan saat ini dan produktivitas anak di masa dewasanya.
Kader Posyandu Saban dalam kegiatan rutin. mengadakan timbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, mengukur lingkar kepala dan tangan. Kegiatan yang diadakan di balai padukuhan ini memanfaatkan alat bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kalurahan. Sigap dan tanggapnya para kader perlu mendapat apresiasi yang sangat tinggi, karena dari merekalah data pertumbuhan balita yang ada di Saban khusunya dapat diketahui dan dilaporkan secara periosik ke Kalurahan dan PLKB kapanewon Rongkop.
"Kegiatan semacam ini adalah kegiatan yang bagus dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak, karena tanpa kader kader yang berdiri sebagai garda terdepan posyandu Padukuhan tentu kami sebagai pemerintah kalurahan juga akan kesulitan data. Sekali lagi terimakasih para kader yang telah berjuang" ujar Kamituwa.
Data Stunting di Kalurahan Karangwuni masih tergolong menengah turun per bulan januari 2026. Dengan adanya kegiatan ini tentu akan memudahakan dalam memetakan peta anak yang mengalami stunting dan akan cepata dalam penanganannya. *red RH
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Aplikasi yang dipakai Perangkat Desa
- APEL LURAH dan PAMONG KALURAHAN
- Apa itu Epdeskel?
- Penyebab Dinonaktifkan Kepesertaan PBI BPJS Kesehatan
- GERAKAN JUM'AT BERSIH LURAH DAN PAMONG KALURAHAN KARANGWUNI
- "IKANISASI" PEMANFAATAN TELAGA UNTUK PENDAPATAN KARANGTARUNA
- Posyandu, Basis Data Kader Dalam Mengukur Perkembangan Stunting Balita

.jpeg)













